Efek Global Warming Bagi Kesehatan Kita

Pernah dengar tentang pemanasan global alias global warming? Ya, masalah ini mulai ramai dibicarakan beberapa tahun belakangan dan memicu banyak inisiatif untuk mengurangi polusi udara yang memicu efek rumah kaca sehingga membuat lapisan ozon bumi semakin menipis.

Lalu, apa kabar pemanasan global dan apa hubungannya dengan kesehatan kita?

Global warning meningkatkan efek radiasi sinar matahari pada tubuh manusia

Seperti kita ketahui, sinar matahari menembus ke bumi melalui lapisan ozon. Lapisan ini bertindak sebagai penyaring yang mampu meredam besarnya energi radioaktif yang dipancarkan oleh gelombang sinar ultraviolet matahari tersebut.

Sebesar 99% sinar matahari mampu ditahan oleh lapisan ozon, sehingga hanya 1% saja yang mencapai bumi.

Penyaringan sinar ultraviolet matahari ini sangat dibutuhkan bagi kelangsungan kehidupan di bumi dan kesehatan manusia. Mengapa? Karena sinar ultraviolet matahari dalam kadar yang sedikit sangat bermanfaat untuk memberikan panas, membunuh bakteri, merangsang produksi vitamin D pada tubuh, dan membantu meningkatkan mood.

Namun, pada kadar berlebih, sinar ultraviolet justru dapat merangsang produksi radikal bebas pada tubuh sehingga berakibat pada kanker, terutama kanker kulit.

Paparan berlebih terhadap sinar matahari pun dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya katarak pada mata dan penurunan sistem pertahanan tubuh karena iritasi kulit.

Pemanasan global alias global warming yang diakibatkan penipisan lapisan ozon akan meningkatkan jumlah radiasi sinar ultraviolet yang masuk ke bumi. Tentunya hal ini sangat mengkhawatirkan terutama bagi mereka yang sering beraktivitas di luar rumah.

Efek Global Warming Bagi Kesehatan Kita

Bisakah kita mencegah efek buruknya bagi kesehatan?

Saat ini, ternyata banyak gerakan Go Green dan pelestarian lingkungan yang telah membuahkan hasil baik. Beberapa peneliti menemukan bahwa lubang pada lapisan ozon itu perlahan mulai menutup. Walaupun belum sepenuhnya membaik, namun hal ini dapat menjadi harapan akan kualitas lingkungan yang lebih baik dimasa mendatang.

Hingga saat itu, pastikan untuk tetap menggunakan sunblock dengan SPF minimal 35 terutama bila Anda sering beraktivitas di luar ruangan. Sebisa mungkin, jauhi diri dari paparan terhadap sinar matahari terutama pada siang hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *